Bagi para pecinta kucing, merawat kucing tentulah menyenangkan apalagi kucing Persia. Kucing Persia dinilai tidak memiliki banyak masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Namun begitu, tetap ada beberapa masalah kesehatan yang sering menyerang kucing ini.
Berikut beberapa masalah kesehatan yang sering terjadi pada kucing Persia:

1. Penyakit Ginjal Polikistik
Penyakit ginjal polikistik merupakan penyakit degeneratif yang diturunkan dari induk kucing yang menyebabkan ginjal membesar sehingga pada akhirnya menyebabkan gagal ginjal. Kondisi ini bermula dengan munculnya kista pada ginjal kucing Persia yang diturunkan dari salah satu atau kedua induknya. Kista mulai tumbuh saat kucing Persia berusia 3 hingga 10 tahun.

2. Mata Berair
Kucing Persia pada umumnya sering mengeluarkan air mata dan biasanya hal ini tidak akan menyebabkan banyak masalah, namun jika limpahan air mata kucing terlalu banyak dapat memicu infeksi mata.

3. Batu Saluran Kemih
Batu pada saluran kemih disebut juga sebagai urinary calculi. Batu yang berukuran kecil umumnya bisa terlarut bersama urin, namun batu yang lebih besar berpotensi menyumbat saluran kemih. Jika kondisi ini yang terjadi, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengangkat batu dari saluran kemih.

4. Masalah Pinggul (Hip Dysplasia)
Kucing Persia memiliki tulang relatif besar sehingga rentan mengalami hip dysplasia.
Hip dysplasia terjadi ketika ada kerusakan pada sendi pinggul yang menyebabkan sendi tidak berfungsi optimal. Penyebab hip dysplasia diantaranya adalah akibat keturunan, obesitas, gizi buruk, atau massa otot panggul yang terlalu tinggi.

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.